Minggu, 21 Januari 2018

Program Kerja KKN di Negeri Kelumbayan 2



PROGRAM KERJA DAN RENCANA KEGIATAN KKN UNILA
KABUPATEN/KECAMATAN        : KELUMBAYAN
DESA/PEKON/TIUH                      : NEGERI KELUMBAYAN
PERIODE/TAHUN                          : 1 (JANUARI-MARET) TAHUN 2018

NO
KONDISI SAAT INI
KONDISI SEHARUSNYA
MASALAH DAN FAKTOR PENYEBAB
PROGRAM KERJA DAN RENCANA KEGIATAN
KELOMPOK SASARAN
LOKASI
TARGET/OUT PUT
NILAI KEGIATAN
1
20 % penduduk desa Negeri kelumbayan MCK di sungai
(meskipun fasilitas MCK rumah tersedia)
Penduduk desa Negeri kelumbayan MCK di rumah
20 % penduduk desa Negeri kelumbayan MCK di sungai:dan kebiasaan penduduk yang kurang sehat.

Kurangnya pemahaman penduduk tentang pola perilaku hidup bersih dan sehat.
Negeri Kelumbayan Sehat:

Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pengadaan Home stay (penyediaan sarana kesehatan untuk memantau kesehatan penduduk).

Sosialisasi dan pengadaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga)

Gotong Royong (tentang kebersihan)

Senam Sehat







Penduduk desa dan Anak-anak sekolah

Penduduk desa





Penduduk desa



Penduduk desa


Penduduk desa




Balai desa



Penduduk memahami arti penting PHBS dan penduduk mulai merubah kebiasaan yang mengancam kesehatan.

Peningkatan kesehatan penduduk melalui rekomendasi atau solusi yang dianjurkan.

Penduduk dapat memanfaatkan TOGA sebagai obat herbal alami.

Kesehatan dan kebugaran penduduk terjaga

2
40% penduduk desa negeri kelumbayan sebagai buruh dan potensi desa belum di manfaatkan secara optimal
Penduduk desa lebih terfokus sehingga memiliki pendapatan yang optimal dan potensi desa (wisata, pertanian, perkebunan, dan industri rumahan) optimal.
Kondisi cuaca yang cepat berubah, pada saat angin bagus penduduk melakuakan aktivitas sebagai nelayan dan sebaliknya sebagai petani sawah dan perkebunan.

Pengetahuan dan keterampilan penduduk yang kurang berkembang.

Kelompok tani yang ada belum maksimal.

Kurangnya pendampingan dan penyuluhan terhadap petani dan nelayan dari dinas terkait.

Industri kreatif masyarakat belum berkembang.

Akses jalan ke obyek wisata belum memadai

Kelompok sadar wisata belum terbentuk.
Negeri Kelumbayan Kreatif:

Penyuluhan tentang teknik budidaya tanaman sesuai dengan kondisi setempat.

Pelatihan pembuatan kompos dari sekam padi

Pembagian dan penanaman bibit buah dan tanaman tahunan

Pelatihan pembuatan terrarium dan hortirarium

Pembuatan tanda lokasi wisata






Penduduk desa




Penduduk desa (petani)



Penduduk desa



Penduduk desa (PKK dan pemuda


Pemuda




Balai desa








Penduduk mendapat tambahan wawasan tentang teknik budidaya tanaman yang tepat sesuai dengan kondisi setempat.


Kelompok tani memiliki semangat dan etos kerja yang tinggi.


Lahan pekarangan lebih produktif.


Terbentuknya industri rumahan yang kreatif.

Adanya kses dan penunjuk arah menuju tempat wisata.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar